DX Dental Aesthetic – Dunia kedokteran gigi terus mengalami perkembangan pesat berkat dukungan teknologi modern. Kalau dulu pasien merasa tidak nyaman saat harus mencetak gigi dengan bahan cetak yang kental dan lengket, sekarang sudah ada solusi canggih yang lebih praktis dan akurat, yaitu Intraoral Scanner.
Bagi sebagian orang, istilah ini mungkin terdengar asing. Namun, bagi dunia kedokteran gigi, intraoral scanner sudah menjadi alat yang mulai banyak digunakan untuk mempercepat proses pemeriksaan, perawatan, hingga pembuatan gigi tiruan atau behel. Artikel ini akan membahas secara tuntas mengenai apa itu intraoral scanner, bagaimana cara kerjanya, manfaatnya, hingga perannya dalam meningkatkan kenyamanan pasien.
Apa Itu Intraoral Scanner?
Intraoral Scanner adalah alat digital yang digunakan oleh dokter gigi untuk mengambil gambar tiga dimensi (3D) dari rongga mulut pasien, termasuk gigi, gusi, dan jaringan sekitarnya. Dengan menggunakan teknologi pemindaian optik, intraoral scanner mampu menggantikan metode cetak gigi konvensional yang biasanya menggunakan bahan cetak seperti alginat atau silikon.
Hasil pemindaian kemudian ditampilkan secara digital di layar komputer dalam bentuk model 3D. Data tersebut bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, misalnya membuat behel, veneer, crown, bridge, hingga implan gigi.
Sejarah dan Perkembangan Intraoral Scanner
Teknologi intraoral scanner mulai dikembangkan pada tahun 1980-an, seiring meningkatnya kebutuhan kedokteran gigi akan metode cetak gigi yang lebih cepat dan akurat. Namun, penggunaannya secara luas baru terjadi pada dekade 2000-an, ketika perangkat menjadi lebih ringkas, hasil scan lebih presisi, dan integrasi dengan perangkat lunak semakin canggih.
Kini, intraoral scanner sudah menjadi bagian dari era digital dentistry atau kedokteran gigi digital, di mana banyak prosedur yang dulunya manual kini bisa dilakukan dengan bantuan teknologi komputer.
Cara Kerja Intraoral Scanner
Cara kerja intraoral scanner cukup sederhana, meskipun di baliknya terdapat teknologi yang sangat canggih.
- Pemindaian
Dokter gigi akan mengarahkan alat scanner ke dalam mulut pasien. Alat ini memiliki kamera kecil yang dapat menangkap ribuan gambar per detik. - Pengolahan Data
Gambar-gambar tersebut diproses oleh perangkat lunak khusus untuk menghasilkan model 3D dari rongga mulut pasien. - Visualisasi
Model 3D langsung ditampilkan di layar komputer, sehingga pasien dan dokter bisa melihat kondisi gigi secara real-time. - Penggunaan Data
Data digital tersebut dapat disimpan, dikirim ke laboratorium gigi, atau langsung digunakan untuk pembuatan restorasi gigi digital.
Kelebihan Intraoral Scanner Dibanding Cetak Konvensional
- Lebih Nyaman untuk Pasien
Tidak perlu lagi menggunakan bahan cetak yang kental dan membuat mual. - Cepat dan Efisien
Proses pemindaian hanya memerlukan beberapa menit, jauh lebih singkat dibanding cetakan manual. - Hasil Lebih Akurat
Model digital bisa menangkap detail gigi dengan presisi tinggi, sehingga hasil restorasi lebih pas. - Data Mudah Disimpan
Tidak perlu lagi menyimpan cetakan fisik, semua data bisa disimpan dalam file digital. - Ramah Lingkungan
Mengurangi penggunaan bahan cetak sekali pakai yang berpotensi menjadi limbah medis. - Komunikasi Lebih Baik
Dokter bisa menunjukkan model 3D langsung ke pasien, sehingga pasien lebih mudah memahami kondisi giginya.
Kekurangan Intraoral Scanner
Meskipun memiliki banyak kelebihan, ada juga beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:
- Biaya investasi tinggi, karena alat ini cukup mahal.
- Butuh pelatihan, dokter gigi harus terbiasa menggunakan alat dan perangkat lunaknya.
- Batasan area, beberapa scanner mungkin kesulitan mengambil gambar area yang terlalu dalam.
Manfaat Intraoral Scanner dalam Dunia Kedokteran Gigi
1. Ortodonti (Behel Gigi)
Intraoral scanner sangat bermanfaat dalam pembuatan behel, terutama clear aligner. Hasil scan bisa langsung digunakan untuk merancang aligner yang presisi sesuai dengan bentuk gigi pasien.
2. Prostodonti (Gigi Tiruan)
Pembuatan crown, bridge, maupun gigi tiruan lepasan menjadi lebih cepat dan akurat dengan data digital.
3. Implantologi
Dalam prosedur implan gigi, intraoral scanner membantu merencanakan posisi implan dengan tepat.
4. Estetika Gigi
Untuk prosedur veneer atau bleaching, hasil scan dapat digunakan untuk simulasi senyum sehingga pasien bisa melihat perkiraan hasil perawatan.
5. Dokumentasi dan Monitoring
Dokter gigi bisa menyimpan hasil scan sebagai rekam medis digital dan menggunakannya untuk membandingkan kondisi gigi pasien dari waktu ke waktu.
Proses Menggunakan Intraoral Scanner di Klinik Gigi
- Pemeriksaan Awal
Dokter akan memeriksa kondisi mulut pasien secara manual terlebih dahulu. - Pemindaian Digital
Scanner dimasukkan ke dalam mulut pasien, lalu diarahkan ke setiap bagian gigi. - Pembuatan Model 3D
Data digital diproses menjadi model gigi dalam hitungan menit. - Diskusi dengan Pasien
Dokter bisa langsung menjelaskan kondisi gigi dengan bantuan visual 3D. - Tahap Lanjut
Data bisa dikirim ke laboratorium atau digunakan untuk desain restorasi digital.
Perbandingan Cetak Konvensional vs Intraoral Scanner
| Aspek | Cetak Konvensional | Intraoral Scanner |
| Kenyamanan | Kurang nyaman, bikin mual | Lebih nyaman, tanpa bahan cetak |
| Kecepatan | 10–15 menit | 2–5 menit |
| Akurasi | Bisa berubah bentuk | Presisi tinggi, detail jelas |
| Penyimpanan | Bentuk fisik, butuh ruang | Digital, hemat ruang |
| Lingkungan | Menghasilkan limbah | Ramah lingkungan |
Biaya Menggunakan Intraoral Scanner
Biaya penggunaan intraoral scanner bisa berbeda di tiap klinik, tergantung fasilitas dan jenis perawatan. Biasanya, biaya ini sudah termasuk dalam paket perawatan ortodonti, veneer, atau implan gigi. Meski sedikit lebih mahal dibanding metode konvensional, banyak pasien merasa biaya tambahan sebanding dengan kenyamanan dan hasil yang didapatkan.
Masa Depan Intraoral Scanner
Dengan semakin berkembangnya digital dentistry, intraoral scanner diprediksi akan menjadi standar baru dalam kedokteran gigi. Ke depan, teknologi ini kemungkinan akan terintegrasi dengan 3D printing sehingga pembuatan gigi tiruan atau behel bisa dilakukan lebih cepat, bahkan di klinik yang sama tanpa perlu menunggu lama.
Kesimpulan
Intraoral Scanner adalah inovasi penting dalam dunia kedokteran gigi modern. Teknologi ini memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pasien, hasil yang lebih akurat bagi dokter gigi, serta efisiensi waktu dalam proses perawatan. Walaupun masih ada kendala biaya dan adaptasi penggunaan, manfaat yang ditawarkan jelas membuat intraoral scanner menjadi salah satu teknologi masa depan dalam perawatan gigi.
Dengan pemahaman ini, pasien kini bisa lebih percaya diri untuk mencoba teknologi baru saat melakukan perawatan gigi. Tidak hanya mempercepat proses, tapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih nyaman dan hasil yang lebih memuaskan.
by: drg. Radixtio Auzan F., Sp.KG
Konsultasi di DX Dental Aesthetic
Di DX Dental Aesthetic, kami menggunakan teknologi terkini dan material berkualitas tinggi untuk memberikan hasil veneer yang natural, awet, dan nyaman. Dokter gigi kami berpengalaman dalam perawatan estetika gigi, termasuk veneer, untuk berbagai kebutuhan pasien.
Sudah siap memiliki senyum sehat dan menawan?
DX Dental Aesthetic hadir dengan layanan lengkap dan tenaga medis profesional untuk bantu wujudkan senyum terbaik Anda.
💬 Konsultasikan kebutuhan perawatan gigimu sekarang!
📍 Kunjungi kami di:
🔹 DX Dental Aesthetic Kedungsari
Jl. Kedungsari No.66, Kedungdoro, GHJ, Surabaya, Jawa Timur 60261
🔹 DX Dental Aesthetic MERR
Ruko Purimas, Jl. Dr. Ir. H. Soekarno B12 no 22, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294
📱 Hubungi kami via WhatsApp untuk booking & info lebih lanjut.












