Apa Itu Bleaching Gigi? Pengertian, Manfaatnya, dan Kapan Harus Bleaching?

Apa Itu Bleaching Gigi? Pengertian, Manfaatnya, dan Kapan Harus Bleaching? - DX Dental Aesthetic

DX Dental Aesthetic – Pernah merasa kurang percaya diri karena warna gigi yang agak kekuningan? Tenang, kamu tidak sendiri. Banyak orang mengalami hal yang sama, bahkan meski sudah rajin menyikat gigi setiap hari. Seiring waktu, gigi bisa berubah warna akibat makanan, minuman, atau kebiasaan seperti merokok.

Nah, di sinilah perawatan bleaching gigi berperan penting. Bleaching gigi adalah salah satu prosedur estetika gigi yang populer dan banyak diminati di klinik gigi modern seperti DX Dental Aesthetic.

Sebelum memutuskan melakukannya, yuk pahami dulu apa itu bleaching gigi, bagaimana prosesnya, manfaatnya, serta kapan waktu yang tepat untuk menjalaninya.

1. Apa Itu Bleaching Gigi?

Secara sederhana, bleaching gigi adalah prosedur pemutihan gigi menggunakan bahan kimia seperti hydrogen peroxide atau carbamide peroxide untuk menghilangkan noda dan mengembalikan warna putih alami gigi.

Berbeda dari scaling yang membersihkan karang dan plak di permukaan gigi, bleaching bekerja pada lapisan enamel dan dentin, mencerahkan warna gigi dari dalam.

Jenis Bleaching Gigi

Ada dua jenis utama perawatan bleaching gigi yang umum dilakukan:

a. Bleaching di Klinik Gigi (In-office Bleaching)

Dilakukan langsung oleh dokter gigi profesional. Prosesnya sekitar 30–60 menit per sesi dan hasilnya bisa langsung terlihat setelah satu kali perawatan.

b. Bleaching di Rumah (Home Bleaching)

Kamu akan diberikan tray (cetakan gigi) dan bahan pemutih dosis tertentu untuk digunakan di rumah. Cara ini praktis, tetapi hasilnya tidak secepat perawatan di klinik.

2. Proses Bleaching Gigi di Klinik

Bagi kamu yang belum pernah mencoba, berikut tahapan umum proses bleaching gigi di klinik:

  1. Pemeriksaan awal.
    Dokter memeriksa kondisi gigi dan gusi terlebih dahulu. Jika ada gigi berlubang atau masalah gusi, akan disarankan dirawat dulu sebelum bleaching.
  2. Pembersihan gigi (scaling dan polishing).
    Langkah ini penting agar bahan pemutih bekerja maksimal.
  3. Pelindung gusi dan bibir.
    Dokter mengaplikasikan pelindung di sekitar gusi agar bahan kimia tidak mengenai jaringan lunak.
  4. Aplikasi bahan bleaching.
    Bahan pemutih dioleskan ke permukaan gigi, lalu diaktifkan menggunakan cahaya laser atau LED.
  5. Aktivasi bahan.
    Proses aktivasi biasanya berlangsung 15–20 menit.
  6. Pembersihan dan evaluasi hasil.
    Setelah selesai, gigi dibersihkan dan hasilnya dievaluasi. Jika belum sesuai, bisa dilakukan sesi tambahan.

3. Manfaat Bleaching Gigi

Melakukan bleaching gigi bukan sekadar soal estetika, tapi juga berkaitan dengan rasa percaya diri dan kebersihan gigi secara keseluruhan. Berikut manfaat yang bisa kamu rasakan:

a. Membuat Senyum Lebih Cerah dan Menarik

Warna gigi yang lebih putih membuat senyum terlihat lebih segar dan menawan — cocok bagi kamu yang sering tampil di depan umum.

b. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Banyak orang merasa lebih percaya diri setelah melakukan bleaching karena tidak lagi khawatir soal gigi kuning.

c. Menghilangkan Noda Membandel

Bleaching mampu menghapus noda dari kopi, teh, atau rokok yang sulit hilang dengan sikat gigi biasa.

d. Meningkatkan Motivasi Menjaga Kebersihan Gigi

Setelah gigi lebih putih, biasanya orang lebih rajin menjaga kebersihan mulut agar hasilnya bertahan lama.

4. Kapan Waktu yang Tepat untuk Bleaching Gigi?

Tidak semua orang bisa langsung melakukan bleaching kapan pun. Ada kondisi tertentu yang perlu diperhatikan.

Waktu yang Tepat untuk Melakukan Bleaching

  • Warna gigi menguning akibat makanan, minuman, atau merokok.
  • Gigi dan gusi dalam kondisi sehat.
  • Sudah selesai perawatan ortodonti (misalnya lepas behel).
  • Menjelang acara penting seperti pernikahan atau wawancara kerja.

Waktu yang Sebaiknya Dihindari

  • Saat gigi sedang sensitif.
  • Jika memiliki tambalan gigi berwarna (karena tidak ikut memutih).
  • Saat hamil atau menyusui.
  • Setelah menjalani perawatan gigi seperti penambalan atau pencabutan.

5. Berapa Lama Hasil Bleaching Gigi Bertahan?

Hasil bleaching gigi bisa bertahan antara 6 bulan hingga 2 tahun, tergantung gaya hidup dan kebiasaan makan-minum kamu.

Agar warna putihnya awet, lakukan tips berikut:

  • Hindari makanan/minuman berwarna pekat (kopi, teh, wine, saus).
  • Kurangi atau hentikan kebiasaan merokok.
  • Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi pemutih.
  • Lakukan touch-up bleaching setiap 6–12 bulan sesuai saran dokter.

6. Risiko dan Efek Samping Bleaching Gigi

Secara umum, bleaching aman bila dilakukan oleh profesional. Tapi beberapa efek samping ringan bisa muncul, seperti:

  • Gigi sensitif sementara. Biasanya hilang dalam 1–2 hari.
  • Iritasi gusi ringan. Terjadi jika bahan kimia menyentuh jaringan lunak.
  • Warna gigi tidak merata. Umumnya karena adanya tambalan atau mahkota gigi.

Untuk meminimalkan risiko, selalu lakukan bleaching di klinik gigi terpercaya seperti DX Dental Aesthetic, yang memastikan prosedur aman dan hasil optimal.

7. Cara Merawat Gigi Setelah Bleaching

Perawatan pasca bleaching penting agar hasilnya bertahan lebih lama. Berikut hal-hal yang perlu kamu perhatikan:

  1. Hindari makanan dan minuman berwarna selama 48 jam pertama.
  2. Jangan merokok minimal dua hari setelah perawatan.
  3. Gunakan sedotan saat minum minuman berwarna.
  4. Gunakan pasta gigi untuk gigi sensitif bila terasa ngilu.
  5. Lakukan kontrol rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan.

8. Apakah Bleaching Gigi Bisa Dilakukan di Rumah?

Ada banyak produk bleaching kit rumahan yang dijual bebas. Tapi, hati-hati! Tanpa pengawasan dokter, bahan pemutih bisa menyebabkan iritasi atau kerusakan enamel.

Jika ingin melakukan bleaching di rumah, konsultasikan dulu ke dokter. Dokter akan membuat tray sesuai bentuk gigi dan memberikan bahan dengan dosis aman agar hasil tetap efektif dan tidak berisiko.

Penutup

Bleaching gigi adalah solusi modern untuk mendapatkan senyum cerah dan meningkatkan kepercayaan diri. Prosedur ini aman, cepat, dan hasilnya langsung terlihat, asalkan dilakukan oleh dokter gigi profesional.

Namun, hasilnya akan lebih tahan lama jika kamu menjaga kebersihan gigi dan mulut secara rutin setelah perawatan.

Kalau kamu masih ragu apakah bleaching cocok untuk kondisi gigimu, sebaiknya konsultasikan langsung dengan dokter gigi profesional di DX Dental Aesthetic. Di sana, kamu bisa mendapatkan pemeriksaan menyeluruh serta saran perawatan yang paling tepat untukmu.

by: drg. Sergio Santoso, Sp.BMM

Konsultasi di DX Dental Aesthetic

Di DX Dental Aesthetic, kami menggunakan teknologi terkini dan material berkualitas tinggi untuk memberikan hasil veneer yang natural, awet, dan nyaman. Dokter gigi kami berpengalaman dalam perawatan estetika gigi, termasuk veneer, untuk berbagai kebutuhan pasien.

Sudah siap memiliki senyum sehat dan menawan?
DX Dental Aesthetic hadir dengan layanan lengkap dan tenaga medis profesional untuk bantu wujudkan senyum terbaik Anda.
💬 Konsultasikan kebutuhan perawatan gigimu sekarang!

📍 Kunjungi kami di:
🔹 DX Dental Aesthetic Kedungsari
Jl. Kedungsari No.66, Kedungdoro, GHJ, Surabaya, Jawa Timur 60261

🔹 DX Dental Aesthetic MERR
Ruko Purimas, Jl. Dr. Ir. H. Soekarno B12 no 22, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294

📱 Hubungi kami via WhatsApp untuk booking & info lebih lanjut.

Leave a Comment

Promo DX Dental Aesthetic Januari 2026