DX Dental Aesthetic – Kesehatan gigi anak-anak sering kali dianggap sepele oleh sebagian orang tua karena berpikir gigi susu nantinya akan tanggal dan digantikan gigi permanen. Padahal, kenyataannya gigi susu memiliki peran penting dalam pertumbuhan gigi permanen dan juga memengaruhi perkembangan bicara, kebiasaan makan, hingga rasa percaya diri anak. Oleh karena itu, memahami cara merawat gigi anak-anak sejak dini sangatlah penting agar anak tidak mengalami masalah gigi seperti gigi berlubang, gigi keropos, atau bahkan gigi goyang di usia yang terlalu muda.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tips merawat gigi anak-anak mulai dari kebiasaan sehari-hari, pilihan makanan, hingga peran orang tua dalam membentuk pola hidup sehat. Artikel ini ditujukan khusus untuk para orang tua agar bisa memberikan perawatan terbaik bagi si kecil.
Mengapa Merawat Gigi Anak-Anak Itu Penting?
Sebelum masuk ke tips, mari kita pahami dulu kenapa merawat gigi anak-anak itu krusial:
- Gigi susu sebagai fondasi gigi permanen
Gigi susu menjaga ruang untuk gigi permanen agar tumbuh dengan posisi yang tepat. Jika gigi susu rusak atau tanggal terlalu cepat, gigi permanen bisa tumbuh miring atau berdesakan. - Mendukung proses makan dan bicara
Gigi yang sehat membantu anak mengunyah makanan dengan baik sehingga nutrisi terserap maksimal. Selain itu, gigi juga berperan dalam pelafalan kata. - Mencegah rasa sakit
Gigi berlubang bisa menyebabkan nyeri yang mengganggu aktivitas anak, termasuk belajar dan tidur. - Membentuk kebiasaan sehat sejak dini
Mengajarkan anak merawat gigi sejak kecil akan membentuk pola hidup sehat yang terbawa hingga dewasa.
Kapan Orang Tua Harus Mulai Merawat Gigi Anak?
Banyak orang tua bertanya: “Kapan sih waktu yang tepat untuk mulai merawat gigi anak-anak?”
Jawabannya adalah sejak dini, bahkan sebelum gigi pertama tumbuh. Berikut panduannya:
- Bayi 0–6 bulan: Bersihkan gusi bayi menggunakan kain lembut yang dibasahi air hangat, minimal dua kali sehari.
- Bayi 6–12 bulan: Saat gigi pertama tumbuh, gunakan sikat gigi khusus bayi dengan bulu halus tanpa pasta gigi.
- Anak 1–3 tahun: Mulai gunakan pasta gigi berfluoride seukuran butir beras.
- Anak 3–6 tahun: Gunakan pasta gigi seukuran kacang polong dan ajarkan anak cara menyikat gigi dengan benar.
- Di atas 6 tahun: Anak mulai bisa menyikat gigi sendiri, tetapi tetap perlu pengawasan orang tua.
Tips Merawat Gigi Anak-Anak
1. Membiasakan Anak Sikat Gigi Dua Kali Sehari
- Ajarkan anak untuk menyikat gigi di pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
- Gunakan sikat gigi khusus anak yang kecil dengan bulu halus.
- Pastikan teknik menyikat gigi benar: gerakan memutar, dari gusi ke arah bawah (untuk gigi atas) dan dari gusi ke arah atas (untuk gigi bawah).
Contoh kalimat motivasi untuk anak:
“Yuk, kita bikin gigi kita jadi bersih dan sehat biar bisa senyum cantik/ ganteng terus!”
2. Pilih Pasta Gigi yang Tepat
- Gunakan pasta gigi khusus anak yang mengandung fluoride.
- Pastikan anak tidak menelan pasta gigi, ajarkan cara meludah dengan benar.
- Pilih pasta gigi dengan rasa buah yang disukai anak agar lebih semangat.
3. Batasi Konsumsi Makanan Manis
Makanan manis seperti permen, cokelat, kue, atau minuman bersoda adalah musuh utama kesehatan gigi anak. Gula yang menempel di gigi bisa berubah menjadi asam dan merusak lapisan enamel.
Tips praktis:
- Batasi makanan manis hanya pada waktu tertentu, bukan sepanjang hari.
- Setelah makan manis, ajarkan anak berkumur dengan air putih.
- Sediakan camilan sehat seperti buah, yoghurt tanpa gula, atau keju.
4. Ajarkan Kebiasaan Minum Air Putih
Air putih membantu membersihkan sisa makanan di mulut dan menjaga kelembapan rongga mulut. Ajarkan anak untuk lebih banyak minum air putih dibandingkan minuman manis dalam kemasan.
5. Rutin Periksa ke Dokter Gigi
Bawa anak ke dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali, bahkan jika tidak ada keluhan. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi masalah lebih awal dan mencegah gigi berlubang semakin parah.
6. Gunakan Metode Menyenangkan
Agar anak semangat merawat gigi, orang tua bisa menggunakan metode yang menyenangkan, misalnya:
- Menyikat gigi bersama.
- Menggunakan lagu khusus saat sikat gigi.
- Membacakan buku cerita tentang pentingnya gigi sehat.
- Memberikan reward kecil setelah anak rutin sikat gigi.
7. Waspadai Kebiasaan yang Merusak Gigi
Beberapa kebiasaan anak yang bisa merusak gigi antara lain:
- Mengisap jempol terlalu lama.
- Menggigit benda keras seperti pensil.
- Minum susu dengan dot sambil tidur.
Orang tua perlu mengarahkan dan mengurangi kebiasaan tersebut agar gigi anak tetap sehat.
Makanan yang Baik untuk Merawat Gigi Anak-Anak
Selain perawatan dari luar, makanan juga berperan penting dalam menjaga gigi sehat. Berikut beberapa makanan yang baik untuk gigi anak:
- Buah dan sayur renyah (apel, wortel, mentimun): Membantu membersihkan sisa makanan di gigi.
- Susu dan produk olahan (keju, yoghurt): Kaya kalsium dan fosfat untuk memperkuat gigi.
- Telur dan ikan: Mengandung vitamin D yang membantu penyerapan kalsium.
- Air putih: Menjaga kelembapan mulut dan mencegah bakteri berkembang.
Tabel Singkat: Do’s and Don’ts Merawat Gigi Anak-Anak
| Do’s (Dilakukan) | Don’ts (Dihindari) |
| Sikat gigi 2x sehari | Makan permen atau cokelat berlebihan |
| Gunakan pasta gigi berfluoride | Membiarkan anak tidur sambil minum susu |
| Rutin kontrol ke dokter gigi | Menunda pemeriksaan gigi |
| Beri camilan sehat seperti buah | Memberikan minuman bersoda setiap hari |
| Ajarkan anak meludah setelah sikat gigi | Membiarkan anak menggigit benda keras |
Peran Orang Tua dalam Merawat Gigi Anak
Orang tua adalah role model bagi anak. Jika orang tua rajin merawat gigi, anak akan lebih mudah meniru. Oleh karena itu:
- Jadilah contoh dengan menyikat gigi rutin.
- Jangan menakut-nakuti anak dengan dokter gigi.
- Jadikan perawatan gigi sebagai kegiatan menyenangkan, bukan kewajiban yang membosankan.
Penutup
Merawat gigi anak-anak bukan hanya tentang menjaga gigi susu tetap utuh, tetapi juga mempersiapkan fondasi kesehatan gigi permanen di masa depan. Dengan kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi rutin, membatasi makanan manis, dan rutin kontrol ke dokter gigi, anak-anak bisa tumbuh dengan gigi sehat, senyum ceria, dan kepercayaan diri yang lebih baik.
Ingatlah, kesehatan gigi anak-anak adalah investasi jangka panjang. Semakin dini kita memulainya, semakin besar manfaatnya untuk masa depan si kecil.
by: drg. Ryan Ade Putra Kusuma
Konsultasi di DX Dental Aesthetic
Di DX Dental Aesthetic, kami menggunakan teknologi terkini dan material berkualitas tinggi untuk memberikan hasil veneer yang natural, awet, dan nyaman. Dokter gigi kami berpengalaman dalam perawatan estetika gigi, termasuk veneer, untuk berbagai kebutuhan pasien.
Sudah siap memiliki senyum sehat dan menawan?
DX Dental Aesthetic hadir dengan layanan lengkap dan tenaga medis profesional untuk bantu wujudkan senyum terbaik Anda.
💬 Konsultasikan kebutuhan perawatan gigimu sekarang!
📍 Kunjungi kami di:
🔹 DX Dental Aesthetic Kedungsari
Jl. Kedungsari No.66, Kedungdoro, GHJ, Surabaya, Jawa Timur 60261
🔹 DX Dental Aesthetic MERR
Ruko Purimas, Jl. Dr. Ir. H. Soekarno B12 no 22, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294
📱 Hubungi kami via WhatsApp untuk booking & info lebih lanjut.












